Jogja RentCar | Desa Wisata Gerabah Kasongan Bantul Jogja

Posted on

Siapa yang tak kenal nama Kasongan? Kiranya nama kasongan tidak lagi asing di telinga kita. Mendengar kata Kasongan, ingatan kita segera terbawa pada sebuah kerajinan gerabah. Kerajinan gerabah memang menjadi andalan utama di desa wisata Kasongan yang terletak di pedukuhan Kajen, desa Bangunjiwo, kecamatan Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Desa Wisata Kasongan di Yogyakarta merupakan pusat kerajinan gerabah berbahan dasar tanah liat. Gerabah Kasongan kini sudah mencakup banyak jenis dan tidak lagi terbatas pada perabotan dapur dan mainan anak-anak saja. Ada banyak galeri keramik yang menjual berbagai barang, seperti asbak rokok kecil, pot bunga berukuran besar, souvenir pengantin, furniture, lampu hias, patung, meja, kursi, dan sebagainya. Salah satu produknya yang populer adalah sepasang patung pengantin yang duduk berdampingan, yang dikenal dengan nama Loro Blonyo. Dalam bahasa Jawa, kata Loro berarti dua, sementara Blonyo berarti dirias dan didandani. Patung Loro Blonyo sendiri merupakan adopsi dari patung sepasang pengantin milik Keraton Yogyakarta. Masyarakat setempat percaya bahwa dengan meletakkan patung Loro Blonyo di dalam rumah, akan membawa keberuntungan dan keharmonisan bagi kehidupan rumah tangga. Hal ini pun membawa dampak positif bagi penjualan patung Loro Blonyo.

Selama berada di Desa Wisata Kasongan, pengunjung bisa melihat proses pembuatan produk kerajinan secara langsung, berbelanja di galeri-galeri yang berada di sepanjang jalan, para pengunjung juga bisa tinggal di homestay yang tersedia. Bagi anda yang ingin mempelajari cara pembuatan gerabah kasongan, bisa mengikuti kursus singkat dari galeri-galeri gerabah dengan tarif tertentu. Untuk memasuki Desa Wisata Kasongan, wisatawan tidak dikenakan biaya sepeser pun alias gratis.

Comments

comments