Jogja Sewa Mobil Murah | Flying Fox Terpanjang di Asia Tenggara

Posted on

Kabar bahagia bagi kamu-kamu yang menyukai wahana adrenalin layaknya Flying fox.

Flying fox terpanjang di Asia Tenggara yang berada di kawasan Ekowisata Green Village, Desa Mertelu, Kecamatan Gedangsari ditargetkan akan selesai pembangunannya sekitar tanggal 10 Januari 2017. Wahana yang memicu adrenalin ini memiliki panjang 625 meter yang berada di puncak Green Village dengan kecepatan 80 km per jam.

Hadirnya flying fox di Gunungkidul ini merupakan upaya dari Pemerintah DIY dalam rangka memberdayakan potensi yang ada di Kecamatan Gedangsari. Tujuannya adalah untuk bisa memberdayakan masyarakat sehingga tingkat kemiskinan yang ada dapat dikurangi.

Menurut Wakil Bupati Gunung Kidul Bp.Immawan Wahyudi mengaku antusias dengan program pengentasan kemiskinan di Gedangsari yang dilakukan oleh Pemerintahan DIY yang mengapresiasi upaya tim yang membuat wahana flying fox sepanjang 625 meter di puncak Green Village. Menurutnya, wahana ini dapat memaksimalkan potensi yang dimiliki kawasan ekowisata di Mertelu yang saat ini mulai dikenal oleh masyarakat secara luas.

Dengan flying fox, wisatawan tidak hanya memandang keindahan alam semata, tapi juga bisa melakukan uji adrenalin dengan mencoba wahana Flying fox ini. Pembuatan Flying fox ini sudah melalui kajian yang mendalam. Dari sisi keamanan, Anggota Triple Helix Cahyo Alkantana menjamin seluruh peralatan yang digunakan berstandar internasional dan didatangkan langsung dari luar negeri.

Untuk teknologi yang digunakan flying fox ini mengadopsi yang ada di Perancis, sedangkan untuk talinya diambil dari Inggris. Di sana juga akan dipasang sebuah penangkal petir untuk mengantisipasi keadaan cuaca yang kurang bersahabat.

Yess, semoga saja wahana flying fox di Gunungkidul ini pembangunannya cepat selesai ya broo…. amin

Comments

comments