Paket Liburan Murah | Kawah Si Kidang – Simponi Alam Dieng Plateau

Posted on

Kawah Sikidang merupakan salah satu objek wisata alam yang ada di dataran tinggi Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah. Objek wisata ini merupakan bekas letusan gunung berapi yang membentuk kawah dan masih aktif sampai sekarang, serta aman untuk dikunjungi karena kadar belerangnya yangbisa dibilang  rendah.

Kawah  Sikidang adalah sebuah kawah yang airnya selalu mendidih dan menyemburkan gas yang beraroma belerang. Disebut Sikidang karena semburannya selalu berpindah-pindah tempat, seolah melompat-lompat seperti Kijang yang sedang berlari. Kawah ini berbeda dengan kawah yang ada di pegunungan Jawa Barat maupun Jawa Timur. Kawah ini tidak berada di puncak gunung, melainkan di daratan yang menyerupai sebuah sumur, sehingga wisatawan dapat menyaksikan aktifitas kawah ini dari jarak yang sangat dekat, bahkan sampai di bibir kawah. Untuk memasuki wisata ini pengunjung hanya perlu mengeluarkan uang sebesar Rp. 6000,- saja.

Kawah Sikidang dikenal dengan mitosnya yang melegenda yaitu kisah cinta Kidang Garungan, seorang raja yang digambarkan memiliki bentuk kepala seperti rusa. Raja ini ingin meminang seorang putri bernama Shinta Dewi. Sayangnya, pinangan Kidang Garungan tak bersambut. Shinta Dewi menolak dengan halus. Penolakannya diwujudkan dalam sebuah permintaan untuk dibuatkan sebuah sumur yang dalam. Ketika permintaan itu dipenuhi dan sumur telah selesai, Shinta Dewi beserta pengawal-pengawalnya mengubur Kidang Garungan di dalam sumur yang dibuatnya itu. Karena kekuatan Kidang Garungan yang luar biasa, ia berusaha keluar. Amarahnya menimbulkan energi yang dashyat. Bumi bergetar. Keluarlah uap dan asap yang berpindah-pindah laksana rusa yang berpindah-pindah tempat. Dalam amarahnya tersebut, Kidang Garungan mengutuk Shinta Dewi dengan kutukan agar keturunannya akan berambut gimbal. Tak heran, jika di daerah sekitar kawah ini pengunjung dapat menemui anak- anak dengan rambut gimbal.

Kawah Sikidang memiliki potensi besar yang bisa dieksplorasi, baik untuk kepentingan wisata maupun kepentingan hajat hidup masyarakat. Air dan uap panas kawah Sikidang menyimpan energi panas bumi yang bisa dikelola dan dikembangkan menjadi sumber energi ramah lingkungan. Dari sisi wisata, keberadaan kawah Sikidang bisa menjadi daya tarik bagi para wisatawan. Kawah yang terletak di tengah lembah demikian eksotis. Mudpool atau kolam lumpur berdiameter sekitar 4 meter menjadi pusatnya. Uap panasnya membentuk asap putih yang menari-nari ditiup angin. Sementara di beberapa titik, muncul semburan air dan uap panas. Suara yang ditimbulkan membentuk simponi alam kawah sikidang yang menakjubkan.

Aneka jenis bebatuan yang terbentuk pun menarik untuk dijadikan sebagai sekolah alam. Berwisata sembari belajar. Batuan beku berupa andesit yang menyusun kawah Sikidang demikian menarik untuk dieksplorasi dan dijadikan media pembelajaran. Pun pula dengan karakter, corak dan warna bebatuan yang mengalami perubahan adalah sekolah alam yang teramat sayang untuk dibiarkan begitu saja. Sayangnya, aneka potensi yang ada di sekitar kawah Sikidang ini belum dikembangkan dengan baik. Namun dibalik itu, eksotisme kawah Sikidang juga menyimpan bahaya. Pengunjung harus sadar bahwa ada potensi gas beracun yang ada di kawasan ini: gas belerang dan bahaya dari uap/ air panas. Hanya kehati-hatian semata yang bisa menyelamatkan diri sendiri.

Comments

comments