Paket Tour Yogyakarta Murah | Istana Ratu Boko, Istana nan Megah di atas Buki

Posted on

Istana Ratu Boko merupakan sebuah bangunan megah yang dibangun pada masa pemerintahan Rakai Panangkaran. Istana yang awalnya bernama Abhayagiri Vihara (biara di bukit yang penuh kedamaian) ini didirikan untuk tempat menyepi dan memfokuskan diri pada kehidupan spiritual. Berada di istana ini, dapat terasa kedamaian sekaligus melihat pemandangan kota Yogyakarta dan Candi Prambanan dengan latar Gunung Merapi.

Istana Ratu Boko Terletak di bukit Boko di atas ketinggian 195.75 MDPL dengan luas sekitar 160.898 m2. Letaknya persis berada di Dusun Samberwatu (Desa Sambirejo) dan Dusun Dawung (Desa Bokoharjo) kecamatan Prambanan, Kab Sleman, Provinsi Jogjakarta. Candi Boko juga dikelilingi beberapa situs candi lain di sisi selatan dan barat bukit, seperti Candi Ijo, Candi Baron, dan Candi Miri. Untuk tiket masuk Candi Boko cukup murah, hanya membayar sebesar Rp. 25.000,- untuk dewasa dan Rp. 10.000,- untuk anak anak, pengunjung bisa masuk dengan tenang disambut rusa rusa cantik juga taman yang rindang untuk duduk sejenak.

Bila masuk dari pintu gerbang istana, maka pengunjung akan langsung menuju ke bagian tengah. Dua buah gapura tinggi akan menyambut anda.  Sekitar 45 meter dari gapura kedua, ada bangungan candi yang berbahan dasar batu putih sehingga disebut Candi Batu Putih. Tak jauh dari situ, akan ditemukan pula Candi Pembakaran. Sesuai namanya, candi itu digunakan untuk pembakaran jenasah. Selain kedua candi itu, sebuah batu berumpak dan kolam akan ditemui kemudian bila anda berjalan kurang lebih 10 meter dari Candi Pembakaran. Pengunjung juga akan dibuat merasakan suasana mistis denga mengunjungi sumur penuh misteri akan ditemui bila berjalan ke arah tenggara dari Candi Pembakaran. Konon, sumur tersebut bernama Amerta Mantana yang berarti air suci yang diberikan mantra. Kini, airnya pun masih sering dipakai. Masyarakat setempat mengatakan, air sumur itu dapat membawa keberuntungan bagi pemakainya. Dilanjutkan melangkah ke bagian timur istana, akan dijumpai dua buah gua, kolam besar dan stupa Budha yang terlihat tenang. Dua buah gua itu terbentuk dari batuan sedimen yang disebut Breksi Pumis. Gua yang berada lebih atas dinamakan Gua Lanang sedangkan yang berada di bawah disebut Gua Wadon. Persis di muka Gua Lanang terdapat sebuah kolam dan tiga stupa.

Meski didirikan oleh seorang Budha, istana ini memiliki unsur-unsur Hindu. Adanya unsur-unsur Hindu itu membuktikan adanya toleransi umat beragama yang tercermin dalam karya arsitektural. Tidak hanya itu saja keunikan pada Candi Ratu Boko. Telusurilah istana ini, maka anda akan mendapatkan lebih banyak lagi, salah satunya pemandangan senja yang sangat indah. Seorang turis asal Amerika Serikat mengatakan, “Inilah senja yang terindah di bumi.”

 

Comments

comments